On a waggon bound for market
there`s a calf with a mournful eye.
High above him there`s a swallow,
winging swiftly through the sky.
Di atas sebuah kereta yang berangkat menuju pasar
Ada seekor anak lembu dengan mata yang sendu
Jauh tinggi di atasnya, terbanglah seekor burung walet
mengepakkan sayapnya dengan cepat di angkasa
How the winds are laughing,
they laugh with all their might.
Laugh and laugh the whole day through,
and half the summer`s night.
Betapa angin tertawa
Dia tertawa sejadi-jadinya
Tertawa dan terus tertawa sepanjang hari
dan setengah malam di musim panas
Donna, Donna, Donna, Donna; Donna, Donna, Donna, Don.
Donna, Donna, Donna, Donna; Donna, Donna, Donna, Don.
“Stop complaining!” said the farmer,
Who told you a calf to be?
Why don`t you have wings to fly with,
like the swallow so proud and free?”
“Berhenti mengeluh!” kata sang petani,
Siapa yang menyuruhmu menjadi lembu
Mengapa kau tak memiliki sayap untuk terbang,
seperti sang walet yang angkuh dan merdeka?”
Calves are easily bound and slaughtered,
never knowing the reason why.
But whoever treasures freedom,
like the swallow has learned to fly.
Anak lembu sangatlah mudah diikat dan dibantai,
tanpa mengetahui alasannya.
Berbeda dengan siapapun yang menhargai kebebasan,
seperti sang walet yang telah belajar terbang.