Topeng. Adalah salah satu alat untuk menutupi wajah, ataupun identitas. Berfungsi untuk menutupi jati diri dan atau merepresentasikan diri terhadap imaji tertentu, yang bukan diri qta. Setiap manusia memakai topeng, some people say so.
Ada suatu celetukan dari seorang temanqu tadi malam. Karena di TransTV beberapa waktu lalu sedang marathon film2 tentang superheroes, tiba2 temanqu ini mengajukan suatu pernyataan yang cukup menggelitik. Bagi dia, superheroes sangat lucu. Batman, adalah seorang manusia biasa yang memakai topeng untuk menjadi superhero, sedangkan Superman, adalah seorang superhero yang berpura2 menjadi manusia biasa. Bagi dia, itulah manusia, suka memakai topeng.
Tapi, aq sedikit kurang sependapat dengan temanqu ini. Ada hal yang sangat mendasar yang agak mengganggu pikiranqu. Yaitu mengenai pembedaan yang mana topeng, dan yang mana adalah jati diri. Ketika temanqu ini mengatakan bahwa Batman adalah simbol topeng bagi Bruce Wayne, sedangkan Clark Kent adalah penyamarn sang Superman, darimana qta tahu bahwa Bruce Wayne maupun Superman adalah sebuah jati diri, dan bukan sebaliknya?
Mungkin saja kan, bahwa Superman lebih “merasa” bahwa Clark Kent adalah simbol kemanusiaannya? simbol kedekatannya dengan “dunia normal” ketimbang Superman, yang terkesan super, distinct, dan asing. Atau mungkin saja Bruce Wayne merasa bahwa jiwa Batman lebih merasuk dlaam dirinya karena dia bisa menghirup kekebasan, jauh dari aturan, maupun keterikatan.
Atau, kemungkinan lain yang terpikirkan olehqu adalah, baik Batman maupun Superman, sangat menikmati peran ganda mereka, sehingga menjadi sebuah keterikatan yang tidak bisa dilepaskan. Karena Bruce Wayne tak lengkap tanpa Batman, dan Superman tak puas tanpa Clark Kent. Who knows?
Aq lebih memilih kemungkinan kedua, karena, sulit bagi seseorang untuk menentukan “siapa” sebenarnya dirinya. Seperti apa jati dirimu sebenarnya. Apakah kamu merasa memakai topeng, atau itu hanya ilusi emosional semata karena kamu tak puas dan nyaman dengan hidupmu yang sekarang. Menyalahkan keadaan dan diri sendiri dengan beralasan bahwa “It’s not me.”
Coba pikir lagi, apa benar jati diri itu ada? Apakah Batman akan hidup tanpa Bruce Wayne? Apakah Superman akan bahagia tanpa Clark Kent? Apakah kamu bisa hidup tanpa alter egomu? Apakah kau memakai topeng?
*arsip tulisan dari FB (15 Juli 2009)