Impulse of My Human Senses

August 18, 2010

Just another post.

Filed under: CoratCoret Hati — dekirsh @ 3:15 pm

Kadang rasanya iri melihat teman2 yang masih bisa berpikir kritis dan berjiwa “muda”. Bisa meluapkan segala argumen mereka mengenai banyak topik, baik agama, politik, sosial, budaya de el el el el el el el. I was in that state, though. Rasanya masih teringat ketika aq begitu bersemangat dengan ide2 dan isu2 baru. Juga bisa kuingat bagaimana aliran adrenalin di darahqu dengan hal2 yang baru dan menarik. Dan sekarang aq jadi iri pada mereka yang masih bisa menyimpan bara itu.

Mungkin aq merasa diriqu dahulu terlalu mudah terpancing isu, mungkin aq merasa bahwa ilmuqu “cethek”, hanya akan menutupi argumen2 awal, tetapi bila akan “nol besar” bila ditanyai soal kedalaman sumber suatu topik. Atau bisa saja, aq terlalu tak peduli dengan semua hal, merasa begitu puas dan nyaman dengan duniaqu sendiri. Atau, aq terlalu muak dengan rentetan berita di media yang tak tentu arah, membawa masyarakat dari satu isu ke isu yang lain dan memeras emosi dan jiwa mereka hingga tak mampu untuk memahami suatu perkara dengan mata dan hati yang lebih “jernih”.

Akan sangat lucu bila ketidakberdayaanqu kusangkutpautkan dengan hal2 di luar diriqu, seakan aq tak bisa menguasai diriqu sendiri akan apa yang harus kulakukan dan kupikirkan (No, I’m not gonna talk about Marx and his theory about this). Tetapi, sampai detik ini pun, aq tak tahu mau membawa postingan blog ini ke arah yang mana..

Ah, haruskah aq bikin pertanyaan hipotesa terlebih dahulu?

1. Mengapa aq iri kepada jiwa muda yang penuh kritisisme dan semangat untuk berargumen dan mendobrak?

2. Apakah diriqu terkena syndrom post-collegial period? Masa’ sih?

3. Apa hubungan dengan rentetan “bom” headlines yang yang disebarluaskan oleh media dengan ke”apatis”anqu terhadap segala hal?

4. Mungkinkah aq yang terlalu mengada2 dan mencari2 alasan?

Wait? kayaknya itu bukan tipe pertanyaan yang valid untuk memulai sebuah penelitian ataupun analisis. Pfyuhh, bahkan aq lupa bagaimana cara membuat sebuat makalah ilmiah. Kayaknya, jawaban dari semua ini cuma satu. Aq harus BELAJAR lagi.

Yup. Siap2 tidak ada romantisme malam hari ataupun bermalas2an pada siang hari. I need to refresh my mind.

Belajar lagi yuk? (No, honey, I don’t refer to you in this post.. Kayaknya aq perlu membaca lebih banyak ketimbang mendengar teori2 konspirasi darimu deh.)

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.