Kenangan itu bagaikan sebuah puzzle yang tak pernah mati
Setiap fragmen kehidupan mewarnai setiap sudut sepi
Ada sakit, cinta, air mata, gelak tawa dan rindu
Semu, pekat, gelap, merah, hati, derai dan tepian.
Kadang, sebuah kabut menutup kornea
serta kalbu
dan, Terkadang, keterikatan terhadap waktu dan catatan kehidupan
adalah siksaan tiada akhir.
apakah kosong lebih baik
ataukah menganggap ketiadaan lebih sempuna
sedangkan hidup tak pernah sendirian
labirin dan celah pertemuan serta perpisahan menentukan langkahnya
tanpa tahu kemana ujung memberikan arah keluar
dan jalan ini
tak berhenti dari sebuah kata yang terposting di blog
atau perjalanan sanur kuta dalam dua puluh menit
….