Impulse of My Human Senses

July 27, 2010

Sekilas tentang Bali

Filed under: Uncategorized — dekirsh @ 5:16 pm
Tags:

wuah… tak sadar ternyata lama juga aq tidak mengisi blog ini.. sebuah rutinitas dan kesibukan baru hampir saja menyita seluruh otak dan waktuqu, sehingga aq sudah lama tak menulis apapun.

Oke.. back to topic. Sudah hampir beberapa bulan ini aq tinggal di Pulau dewata. Nope, it’s not a vacation. Definisi tinggal berarti saya (untuk sementara dan untuk jangka waktu yang belum bisa dipastikan) berada di pulau ini, hidup, bernafas, makan, bekerja dan melakukan kegiatan semacamnya.

Bila banyak orang berpikir bahwa Bali adalah pulau yang indah. Well, I will not blame their opinion. Pertama kali yang masuk dalam otakqu mengenai imaji Pulau Bali adalah sebuah pulau yang penuh dengan eksotisme dan tempat2 yang mempesona. Dan semua bayanganqu ternyata perlahan buyar seiring dengan waktu yang kujalani di daerah Kuta.

Seandainya aq adalah seorang wisatawan, bali adalah tempat yang paling tepat, karena memang penuh dengan objek wisata yang sangat menarik dan juga pemandangan yang indah. Akan tetapi, sebagai seorang pekerja dan pemukim baru di daerah ini, maka Kuta (atau Kabupaten Badung) tak begitu beda dengan kota-kota lain di Jawa (maaf, pengetahuan saya baru sampai wilayah Jawa saja).

Daerah kontrakan dan kos-kosan yang padat dan penuh gang kecil dan sampah, jalan2 tidak mulus dan berkelok2, kemacetan, dan juga warung2 kecil yang berjajar dimana2 membuat “secuil wajah” yang tidak terlalu beda dengan pemukiman padat manapun. Di sudut yang lain, penuh dengan restauran mahal, hotel2 mewah dan juga butik2 bergaya menjadi sebuah pemandangan yang sangat kontras.

Mungkin itulah kelebihan Pulau Bali. Bisa memoles dirinya begitu elok dimata wisatawan, tetapi masih menyisakan tempatnya untuk pendatang di sudut kota yang lain. Bisa menjadi pusat hiburan dan kesenangan bagi pelancong, juga menawarkan bagian rejeki bagi perantau.

Tentu saja pandanganqu tidak bisa dibilang objektif, karena ini blog pribadiqu, jadi boleh dong mengungkapkan uneg2 hehehe…

Yeah, paling tidak aq bisa mendapatkan hidup yang “normal disini”, bekerja 5 hari dalam seminggu dan dalam 2 hari libur bisa mencicipi wisata kuliner dan juga wisata pantai nya sepuasnya (dengan catatan budget bulanan masih mencukupi :P )

So, that’s bali in my point of view, what about yours?

Theme: Rubric. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.